BERITA
Image Header News

Sabtu, 07 Sep 2018

Bulan Mei, KFA Tambah Dua Apotek Sekaligus Di Bandung

Setelah peresmian apotek ke-1000 di Lembang, Kabupaten Bandung  oleh Wakil Walikota Bandung, oded M. Danial pada awal tahun, PT Kimia Farma Apotek (KFA) melalui Bisnis Manager Bandung yang dinahkodai oleh Muhardiman membuka dua apotek sekaligus di bulan Mei lalu. Grand opening apotek ini diadakan dua hari berturut-turut di dua lokasi.

Apotek Kimia Farma kini hadir di Jalan Raya Gede Bage No. 24, tepatnya arah menuju Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Kawasan ini menjadi target dari program kerja Walikota Bandung, Ridwan Kamil dalam pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana untuk kemajuan wilayah yang terletak di Bandung Timur. Acara Grand Opening Apotek Kimia Farma Gede Bage pada Minggu, 13 Mei 2018 diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim, pemilihan Dai Cilik, Fashion Show dan lomba mewarnai anak-anak. Apotek Gede Bage ini ada apotek ke-44 di lingkungan Bisnis Manager Bandung.

Hari selanjutnya, Senin, 14 Mei 2018, dilakukan Grand Opening apotek yang ke -45 jajaran Bisnis Manager Bandung, yakni Apotek Kimia Farma Gegerkalong. Apotek ini terletak di Jalan Setia Budhi yang merupakan jalur menuju tempat kawasan utara wisata Lembang, tepatnya di jalan Gegerkalong Hilir Bandung. Acara ini turut dihadiri oleh Pejabat Dinas Kesehatan, Muspida setempat, IAI (Ikatan Apoteker Indonesia), dan IDI (Ikatan dokter Indonesia). Acara diisi denganskin check, Pap Smear, pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis serta disemarakkan dengan pembagian door prize.

Dalam sambutannya, Muhardiman mengharapkan keberadaan Apotek Kimia Farma tidak sekedar hanya sebagai unit bisnis saja, akan tetapi bisa menjadi sarana yang bisa membantu masyarakat dalam memilih dan menggunakan obat dengan menyiapkan para apoteker handal untuk mengedukasi dan melayani masyarakat serta ke depannya, apotek ini dapat memberikan layanan BPJS.

Sementara itu, Lurah Gegerkalong, Helmi Muslim berharap Kimia Farma mampu bersinergi dengan program pemerintah, yakni indeks pembangunan manusia di bidang kesehatan dan mengedepankan program CSR khususnya untuk mengatasi permasalahan masyarakat sekitar apotek (terdapat sekitar 24.800 warga Gegerkalong) dalam pengelolaan sanitasi dengan sister Septic tank komunal yang masih kurang layak.